HUT ke-23 AMPG: Pelantikan dan Konsolidasi Kader Muda Partai Golkar
Ketua Umum DPP Partai Golkar, Lantik 280 PP AMPG 2024-2029 |
Jakarta, AlifMH.info — Orientasi & Pelantikan HUT AMPG ke-23 yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta, 11 Februari 2025 berlangsung dengan baik, lancar dan sukses. Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum, Sekjend, dan Bendahara Umum beserta sejumlah Wakil Ketua Umum Partai GOLKAR. Tidak ketinggalan Menteri Pemuda dan Olah Raga RI Bapak Dito Ariotedjo juga hadir diundang untuk membuka acara secara resmi. Acara AMPG berlangsung meriah, room kegiatan dipenuhi unsur pengurus AMPG, selebihnya para undangan. Pengurus AMPG sejumlah 180 orang Periode 2025-2030 dibawah Ketua Umum AMPG Said Aldi Al Idrus, mereka dilantik langsung oleh Ketua Umum DPP Partai GOLKAR Bapak Bahlil Lahadalia.
Acara orientasi dan pelantikan HUT AMPG yang ke-23 ini dirangkai dengan diskusi yang dipandu oleh Ilham Akbar Mustafa Pengurus PP AMPG dengan tiga orang Narasumber antara lain Bapak Idrus Marham dengan fokus menjelaskan pentingnya konsolidasi Kader Muda Partai GOLKAR Ideologis. Kemudian Narasumber Bang Syahmud Basri Ngabalin Kepala BSNPG bicara tentang bagaimana membangun kolaborasi AMPG dengan Badan Saksi Nasional (BSNPG) dalam upaya perjuangan meningkatkan Elektoral Partai GOLKAR. Terakhir Narasumber Bang Ilham Permana Mantum AMPG bicara pentingnya kesiapan AMPG menjadi petarung muda dalam setiap kontestasi politik dimasa masa akan datang.
Menpora RI dalam sambutannya AMPG merupakan kekuatan konsolidasi Partai Golkar, khususnya dalam mensukseskan Program Program Partai GOLKAR. Selain AMPG, Partai GOLKAR memiliki banyak sayap yang bergerak di segmen kepemudaan, juga ormas yang merupakan bagian dari lembaga Karya Kekaryaan Partai GOLKAR, selebihnya adalah Badan Partai Golkar, seperti BSNPG dll.
AMPG sebagai sayap Organisasi Kepemudaan Partai GOLKAR memiliki peranan penting dalam kiprah Perjuangan Partai Golkar. AMPG menjadi motor penggerak dalam penguatan posisi elektoral Partai Golkar, khususnya terhadap segmen pemilih pemula dan pemuda. Menpora RI menyampaikan dalam sambutannya bahwa ke depan akan diadakan PON Nasional yang melibatkan secara penuh peserta PON tersebut dari Partai Golkar se Indonesia.
Diskusi berlangsung hangat, Pak Idrus Marham dalam penyampaiannya menekankan AMPG harus diboboti dengan modal Ideologi Politik sebagai dasar kader menjadi pemimpin. AMPG menjadi bagian sentral dalam sirkulasi elit Partai GOLKAR. Dalam hal ini, penguatan karakter building AMPG harus diperhatikan serius pada sisi ideologis, sisi struktural, dan kepemimpinan politik menurut konsep karya kekaryaan Partai GOLKAR. "Pemimpin sejati lahir dari pemikir paradigmatik dan berjiwa patriotik. Ide, gagasan dan keberanian lebih utama menjadi instrumen kepemimpinan masa depan Partai GOLKAR". Pada kesempatan sambutan Ketua Umum PP AMPG menjelaskan kesuksesan gerakan AMPG berbasis pemberdayaan masyarakat dan melalui gerakan bantuan kepada Mesjid-Mesjid.
Doktrin Karya Kekaryaan menjadi Pondasi Kekaderan Partai GOLKAR, "kader yang matang secara ideologis, yang punya prestasi dan memiliki karya lah yang akan menjadi pemimpin politik di masa masa akan datang", tegas Pak Idrus Marham. AMPG butuh kematangan ideologis, bahwa akhir akhir ini Ideologi tidak lagi menjadi inspirator dan pedoman dalam berpolitik, karena itu kata Pak Idrus AMPG butuh kematangan ideologis untuk proses pembentukan karakter building kader GOLKAR pada semua tingkatan.
Jauh lebih praktis dan orientatif Kepala BSNPG yang merupakan mantan Ketua Harian AMPG Bang Syahmud menegaskan bahwa muara akhir dari sikap perjuangan seluruh elemen lembaga Karya Kekaryaan Partai GOLKAR adalah bagaimana harus berjuang sepenuhnya meningkatkan suara Partai Golkar, memenangkan Pemilu, Pileg dan Pilkada. Karena itu kata Bang Syahmud penting membangun kolaborasi AMPG dengan BSNPG, go to TPS-TPS merekrut para pejuang muda yang menjadi Saksi Saksi Partai GOLKAR dari Aceh sampai ke Papua. BSNPG yang berkolaborasi dengan AMPG merupakan episentrum kekuatan gerakan konsolidasi Pemenangan Partai Golkar.
Penulis: Agus Fahrin, S.Hum (Pegiat Sosial dan Komunitas Rantai Nusantara)